disaat aku masih mengantuk
mata ini sulit kubuka
sarungku yang melambai-lambai
mengajak ke alam mimpi lagi
sangat berat kurasa untuk melanjutkan hidup

betapa lelah membawa raga ini
untuk selalu ikuti jalanmu
panas terik
lapar perut
keringnya kerongkongan
tipisnya dompet
karena yang ada hanya
KaTePe
serasa aku ingin berhenti
seperti ingin menyerah
seperti ingin menyerah
namun,,
mungkin
ada kasihmu
ada harapmu
namamu yang selalu bergaung
memberi sejuta kesegarang
untuk memberi kekuatan
melalui hari-hari yang kian panas
ingin aku berterima kasih
namun kemana arahmu
dimana kuharus menghadap
namamu pun hampir kulupa
wahai teman
ingatkan aku padanya
agar aku semangat lagi
untuk menghirup udara pagi ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
kami akan hapus komentar bernada spam